Perbedaan Internal Audit dan Eksternal Audit

Qualified Internal Audit merupakan jasa audit internal yang memiliki sertifikat sehingga dipercaya memiliki kualifikasi yang baik. Jika bingung membedakan antara audit internal dengan eksternal audit. Jika ya berikut ini adalah ulasan untuk anda.

Apakah Internal Audit dan Eksternal Audit berbeda?

AUDIT INTERNAL dengan eksternal audit memiliki perbedaan yang sangat besar. Untuk audit internal dilakukan oleh orang atau divisi dalam perusahaan sedangkan audit eksternal dilakukan oleh orang di luar perusahaan. Selain itu masih ada banyak lagi perbedaannya yang nantinya akan dibahas lebih mendalam. Meski memiliki perbedaan, keduanya sama-sama merupakan kegiatan melakukan audit dan memiliki masa depan yang cemerlang. Masa depan yang cemerlang ini akan makin terjamin setelah mengikuti pendirikan di jasa QualifiedInternalAudit.

Variasi objektif

Salah satu perbedaan antara audit internal dan juga audit eksternal adalah mengenai variasi objektif yang dimilikinya. Variasi objektif yang dimaksud disini adalah mengenai variasi tujuan dan juga cara pandang yang dimiliki oleh kedua pekerjaan ini. Objektif yang dimiliki oleh audit eksternal adalah untuk menciptakan laporan finansial yang memiliki kredibilitas dan juga dapat dipertanggung jawabkan pada stakeholder. Sedangkan tujuan atau objektif dari audit internal adalah untuk mengedukasi atau mengajarkan management dan juga pekerja mengenai cara meningkatkan sebuah operasi bisnis dan juga efisiensi dalam perusahaan. Dalam proses tersebut dilakukan banyak hal yang paling pokok adalah mencari kesalahan baik yang berdampak fatal atau yang hanya digunakan untuk meningkatkan efisiensi kerja. Dari masa pencarian kesalahan ini sangat mungkin bagi QualifiedInternalAudit untuk menemukan indikasi kecurangan sehingga dapat dipatahkan lebih cepat.

Perbedaan tanggung jawab

Karena perbedaan tugas dan juga tujuan yang dimilikinya antara audit internal anda juga audit eksternal juga memiliki perbedaan dalam tanggung jawabnya. Audit eksternal tidak memiliki tanggung jawa langsung pada perusahaan, hal ini disebabkan karena tugasnya memang hanya menilai kredibilitas dari sebuah financial statement sehingga dapat dipercaya dan diambil tindakan atas laporan tersebut. Berbeda dengan audit internal, audit internal merupakan sebuah divisi yang menjadi bagian dari perusahaan meskipun audit internal adalah divisi yang mandiri.

Karena tugasnya adalah untuk mengefisienkan kinerja dari sebuah perusahaan, maka ia pertanggung jawab dan dipercaya secara penuh oleh perusahaan sebagai ujung tombak kemajuan. Fungsi dari tenaga audit internal yang besar ini, menyebabkan setiap tenaga QualifiedInternalAudit memang harus dapat dipercaya dan memiliki kemauan untuk terus berkembang. Oleh karena itu, DSQIA juga menyediakan program pengembangan bertajuk PPL yang harus di jalankan oleh tenaga yang belajar di sana untuk memastikan kualitasnya sebagai audit internal lebih terpercaya.

Melaporkan pada orang yang berbeda

Setelah menyelesaikan pekerjaan dalam melakukan audit kedua tenaga yaitu audit internal dan juga audit eksternal memiliki tujuan yang berbeda dalam pelaporannya. Seperti yang disebutkan sebelumnya, audit eksternal merupakan lembaga yang bertanggung jawab pada stakeholder untuk menyajikan informasi berupa statement financial yang terpercaya. Oleh karena itu audit eksternal akan melapor pada bagian tertinggi yang ada di luar struktur organisasi sebuah perusahaan. Sedangkan untuk QualifiedInternalAudit mereka akan melakukan pelaporan pada atasannya. Selain itu setiap individu atau bagian dalam perusahaan akan mendapatkan copy dari hasil audit internal sebagai pertimbangan untuk peningkatan. Hal inilah yang menjadi tujuan akhir dari kegiatan tenaga audit internal.

Related Articles

Responses