(Webinar) Strategi Audit berbasis Teknologi Informasi

Strategy Audit berbasis Teknologi Informasi
[mailpoet_subscribers_count segments="4"]
Attendees

Maaf, Registrasi Event Sudah Ditutup.

Bagi anda yang sudah mendaftar, link zoom akan kami kirim melalui email anda.

Latar Belakang

Sebagai sebuah organisasi independen yang beranggotakan para auditor internal dari BUMN maka Forum Komunikasi Satuan Pengawasan Intern (“FKSPI”) senantiasa berupaya untuk memfasilitasi peningkatan kompetensi dan mendorong peran para anggotanya, baik bagi perusahaan/ instansi maupun bagi perkembangan pengetahuan di bidang pengawasan intern. Oleh karena itu, program pengembangan wawasan dan peningkatan kompetensi di bidang pengawasan intern selalu menjadi agenda kegiatan FKSPI setiap tahunnya.

Pada tahun 2021, kondisi pandemi COVID-19 belum mereda di Indonesia sehingga kegiatan bisnis berubah sejalan dengan kebijakan Pemerintah dalam memutus rantai pandemi dengan pembatasan mobilitas. Banyak Perusahaan berinvestasi untuk dapat bertransformasi proses bisnisnya menjadi elektronik untuk mengatasi kendala pembatasan mobilitas. Salah satu contohnya adalah:

  • Penggunaan Electronik Commerce (E-Commerce) sebagai salah satu alternatif jalur penjualan untuk menjangkau para konsumen.
  • Penggunaan aplikasi meeting seperti Zoom sebagai pengganti proses tatap muka.
  • Penggunaan aplikasi untuk absensi para karyawan yang menjalankan tugasnya dari rumah (Work From Home).

Sehubungan dengan perkembangan teknologi informasi yang telah mempengaruhi lingkungan kerja Perusahaan, maka secara tidak langsung menuntut para auditor untuk menggunakan strategi yang sesuai dalam melakukan pengawasan mengingatnya semakin banyaknya aplikasi teknologi infromasi yang terlibat dalam proses bisnis Perusahaan dan faktor pembatasan mobilitas.

Dalam kegiatan audit, auditor harus mengetahui teknik-teknik untuk mengakses dan menganalisa data elektronik untuk dapat mengumpulkan dan mengevaluasi data yang berbentuk elektronik untuk menjadi bukti.
Kegiatan-kegiatan teknik audit yang dapat dilakukan dengan bantuan komputer, antara lain:

  • Audit sampling, komputer berperan dalam menghitung parameter sample, memilih sample dan menilai hasil sample.
  • Simulasi, komputer digunakan dalam menilai software yang dimiliki oleh klien.
  • Merangkum dan menyusun ulang data dan melakukan analisis
  • Kalkulasi, pembandingan, dan manipulasi data. Audit internal dapat menggunakan software untuk melakukan analisis kuantitatif untuk mengevaluasi kewajaran representasi auditee.
  • Pemeriksaaan kelengkapan data, konsistensi, alokasi dan ketepatan.
  • Pemeriksaan rumus proses bisnis
  • Membandingkan integritas data. Ketika mencatat pada file yang terpisah maka file tersebut harus berisi informasi yang kompatibel agar software dapat menentukan apakah informasi tersebut tepat
  • Ikhtisar, sort, merge, split, ratio untuk analisis data
  • Membandingkan data antar berbagai prosedur audit yang dilakukan. Bukti audit yang dikumpulkan secara manual dapat dikonversi ke formulir yang dapat dibaca mesin dan dibandingkan dengan file data lainnya.
  • Aplikasi (software) yang yang umum digunakan untuk teknik Audit dengan bantuan Komputer, antara lain:
  • Generalized Audit Software (ACL, IDEA, SAS, SESAM, Arbutus Analyzer)
  • Spreadsheet Application (MS.Excell, Lotus-123, Quatro-Pro, OpenOffice)
  • Database Management System (MS.Access, Visual FoxPro, Lotus Approach, SQL, Oracle)
  • Query and Reporting Application (MS.Query, Crisytal Report)

Para auditor dapat mempertimbangkan untuk mengembangkan aplikasi yang berbasis teknologi informasi yang dapat digunakan untuk menghasilkan hasil audit secara bersamaan dengan terjadinya peristiwa actual dengan implementasi Audit Berkelanjutan (Continuous Auditing).

Daripada menunggu audit tradisional yang dijadwalkan hanya setahun sekali atau lebih lambat, Proses Audit Berkelanjutan memberikan Audit Internal dengan peringatan dini untuk banyak bidang internal kepentingan audit. Dengan demikian maka Audit Berkelanjutan menyediakan audit internal dengan alat untuk manajemen risiko proaktif.

Auditor internal dapat mengembangkan pemahaman yang lebih baik tentang lingkungan bisnis mereka dan risiko terhadap perusahaan mereka untuk mendukung kepatuhan dan mendorong peningkatan kinerja. Proses Audit Berkelanjutan dapat menyediakan otomatisasi pengujian melalui verifikasi integritas dan validitas transaksi dan generasi alarm kontrol internal. Audit Berkelanjutan menciptakan lingkungan pengujian berkelanjutan di mana kontrol internal kegagalan dapat dideteksi dan diperbaiki segera.

Dengan mempertimbangkan tantangan dan hambatan yang sedang dialami maka FKSPI mengadakan sharing session melalui media online dengan tema “Strategy Audit berbasis Teknologi Informasi” untuk mencoba memberikan pengalaman dan pengetahuan agar para anggota FKSPI dapat melakukan pengawasan dengan lebih efektif pada kondisi pandemi.

Tujuan

Tujuan dari acara ini adalah mendorong penggunaan teknologi informasi dari pekerjaan audit oleh para SPI di lingkungan BUMN agar tercipta peran SPI yang semakin kuat. Poin – poin pembahasan adalah:

  1. Pendahuluan yang berisi sebagai berikut:
    • Pengertian dan ruang lingkup.
    • Kendala dan tantangan yang mencakup beberapa faktor antara lain pengetahuan, keahlian, dan pengalaman komputer yang dimiliki oleh Auditor (SDM), ketidak-praktisan apabila dilakukan pengujian manual, efektivitas anggaran dan efisiensi waktu.
  2. Pelaksanaan yang berisi serta praktik yang telah dilaksanakan dan tahapan-tahapan pengembangan yang diperlukan.
  3. Pengembangan kedepan dalam Audit Berkelanjutan (Continuous Auditing) agar para auditor dapat melakukan design pengujuan dan verifikasi data pada saat kejadian (real-time)
    Media dan Waktu
    Webinar akan menggunakan aplikasi ZOOM Meeting yang diselenggarakan tanggal 13 September 2021 dari jam 08.00 – 13.00.

Susunan Acara

[ninja_tables id=”2495″]

Related Articles

Mengenal Sertifikasi Internal Audit Certified Internal Audit

CIA atau yang biasa disebut dengan Certified Internal Audit merupakan sebuah pengakuan bagi auditor internal, yang ilmu dan kemampuannya sudah diakui. Certified Internal Audit (CIA) atau di Indonesia sama dengan Qualified Internal Audit (QIA) merupakan prestasi yang menunjukkan kualifikasi seseorang dengan kualitas dan profesional di bidang audit internal yang cukup tinggi dan diakui setara dengan auditor internal tingkat internasional.

Responses

  1. Topik yang menarik dan dibutuhkan saat ini, walau sedikit terlambat diadakan, namun di harapkan ada hal hal baru yg bisa dipelajari dalam webinar ini demi mendukung kerja dan kinerja para Auditor dengan memanfaatkan IT. Ditunggu acaranya, dan semoga bahan materi diberikan serta sesi tanya jawab diberikan waktu lebih panjang